Dorong Usaha Ekonomi Kreatif, Dalam Kegiatan Jumat Curhat Polsek Sekotong di Desa Cendimanik

  • Bagikan
Jumat Curhat Kapolsek Sekotong

Lombok Barat, NTB – Kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Sekotong, melakukan pembinaan Kamtibmas dan membangun kemitraan Polsek Sekotong dengan Masyarakat, Jumat (10/2/2023).

Kapolsek Sekotong, Iptu I kadek Sumerta, SH mengatakan kali ini bersilahturrahmi dengan Tokoh Pemuda dan Kelompok usaha Ekonomi Kreatif. Bertempat di Dusun Sayong Batu Bangke, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Lombok Barat.

“Tokoh Pemuda dan Kelompok usaha Ekonomi Kreatif pengrajin pembuat alang alang yang masih mempertahankan pembuatannya secara Tradisional. Membahas seputaran Kamtibmas, juga menampung masukan warga terkait dengan usaha Ekonomi Kreatif,” ungkapnya.

Ekonomi Dapat Berdampak Kepada Kamtibmas

Terkait dengan usaha Ekonomi Kreatif, tentunya memiliki dampak kepada keamanan dan ketertiban Masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Polsek sekotong menggandeng Forkopimcam Sekotong, guna mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah dan masukan dari Masyarakat.

“Salah satu yang menjadi keluhan Masyarakat, masih lemahnya pemasaran yang belum optimal. Karena selama ini pengrajin masih memasarkannya hanya di sekitaran lokal,” jelasnya.

Sementara di indonesia pada umumnya ,mempunyai tempat berbagai wisata seperti pembagunan vila yang membutuhkan Alang-alang.

“Jika pemasaran kreasi pengusaha Alang alang dusun Sayong Batu bangke bisa terjual keluar wilayah, maka harga komoditi dari alang alang bisa meningkat. Itu juga yang menjadi masukan dari Masyarakat Sayong,” ujarnya.

Selain itu juga, keluhan terkait dengan lahan pertanian alang alang semakin sempit, akibat beberapa faktor. Sperti banyaknya pembangunan infrastruktur dan petani alang-alang yang mengalihkan profesinya sebagai buruh galian.

“Jadi, pihak Desa memberikan menawarkan solusi. Terkait dengan curhatan para pengrajin ekonomi kreatif usaha alang-alang warga dusun Sayong Batu Bangke ini,” katanya.

Bersama Pemerintah Desa Setempat, Tawarkan Solusi

Nantinya akan mengadakan kegiatan kegiatan workshop, seminar, dari dinas pertanian dan UMKM. Untuk memberikan strategi pengembangan ekonomi industri kreatif, terutama oleh kurangnya daya tarik industry.

“Sarannya adalah, mendorong para pengrajin juga hasrus bisa menguasai teknologi informasi. Seperti Media Sosial, guna memperluas penetrasi pasar sehingga dapat menyentuh para investor,” katanya.

Terutama yang membutuhkan produk dan ekonomi kreatif usaha alang-alang, salah satunya dari warga dusun sayong Batu bangke.

“Meningkatkan ekonomi kreatif bagi masyarakat tentunya memilki dampak terhadap Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Sekotong. Dengan kurangnya pengangguran dan masyarakat memiliki penghasilan sehingga dapat menekan tindakan kejahatan atau penyakit masyarakat lainnya,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *